iPhone 13 Segera Meluncur, Diprediksi Tidak Akan Sesukses Tipe Sebelumnya di Pasaran

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Apple sedang bersiap untuk kembali meluncurkan iPhone 13 ke pasar. Namun sayangnya, keberadaannya diprediksi tidak akan sukses seperti tipe sebelumnya.

Keempat model yang diluncurkan sebelumnya telah mendapatkan sambutan hangat para penggemar. Bahkan kehadiran iPhone 12 mendorong pendapatan Apple ke rekor tertinggi. iPhone 12 menarik perhatian dengan kemampuan fotografinya dan juga untuk pertama kalinya ada dukungan 5G.

baca juga: Pengguna iOS 15 Keluhkan Sejumlah Masalah Bug

Lalu bagaimana dengan iPhone 13 yang akan segera hadir?

Menurut bocoran-bocoran yang ada kemungkinan iPhone 13 tidak terlalu menghadirkan pembaharuan besar. Mungkin akan ada peningkatan di sektor kamera atau baterai, namun tidak ada kelebihan lainnya dibanding sang pendahulu.

baca juga: Pengguna iPhone 13 Laporkan Alami Bug Pada Fitur Unlock With Apple Watch

Direktur riset IDC, Ramon Llamas mengatakan, Apple perlu menemukan satu atau dua fitur lain yang membuat orang ingin mengadopsi telepon baru.

"Mengapa kita perlu meningkatkan? Itu pertanyaan terbesar," kata Ramon Llamas, Direktur Riset IDC, dikutip dari Tomsguide, Selasa (14/9/2021).

baca juga: MacBook Pro 14 dan 16 Inci Apple Akan Gunakan Layar Resolusi Tinggi

"Sekarang penggunaa 5G sudah ada, Apple perlu menggembar-gemborkan fitur baru yang harus dimiliki untuk membuat orang meng upgrade," sambungnya.

Bicara soal kamera, mungkin itu bisa menjadi komponen yang ditingkatkan. Tapi pengguna dinilai sudah terbiasa dengan fitur kamera yang sama selama bertahun-tahun. Begitu pula dengan prosesor dan pengisian baterai yang lebih cepat.

baca juga: Twitter Berikan Fitur Tip Jar, Pengguna Bisa Beri Uang Tip untuk Konten Kreator

Namun demikian siapa tahu ada kejutan yang disiapkan Apple untuk iPhone 13. Pun tidak ada, menurut LIama, tetap saja iPhone terbaru pasti laris walau diproyeksi tidak semantap iPhone 12. LIamas sepakat bahwa masih akan ada banyak orang upgrade, namun tidak sebanyak sebelumnya.

Editor: Eko Fajri