Soal Aplikasi Mata-Mata Pegasus, Pendiri Telegram Salahkan Apple dan Google

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Pendiri dan CEO Telegram, Pavel Durov menyalahkan Apple dan Google atas munculnya dan menyebarnya kasus Spyware Pegasus.

Pegasus merupakan perangkat pengintai bernama Pegasus yang dikembangkan oleh perusahaan cyberarm Israel, NSO Group. Spyware Pegasus dapat diinstal pada perangkat yang menjalankan beberapa versi iOS dan Android.

baca juga: Pengguna iOS 15 Keluhkan Sejumlah Masalah Bug

Spyware ini tercatat telah meretas data pribadi aktivis, jurnalis, politisi, bahkan presiden Perancis, Emmanuel Marcon.

Pavel Durov juga mengajak seluruh pemerintah dunia untuk mengambil tindakan melawan Apple dan Google demi kebaikan bersama.

Dilansir dari Gizmochina, dalam sebuah diskusi tentang keamanan siber, Pavel Durov mengomentari masalah Spyware Pegasus dan menyalahkan Apple dan Google. Dia menyebutkan bahwa Apple dan Google telah melakukan kejahatan besar dalam tingkat global.

baca juga: Pengguna iPhone 13 Laporkan Alami Bug Pada Fitur Unlock With Apple Watch

Pavel Durov mengungkapkan Apple dan Google menciptakan produk preangkat lunak yang tidak aman bagi pengguna sehingga kasus ini bisa muncul dan menyebar. Bahkan Pavel Durov menganggap masalah Spyware Pegasus sebagai permasalahan besar bagi umat manusia.

Dia menginginkan pemerintah dunia memaksa Google dan Apple untuk membuka ekosistem mereka dan menciptakan kondisi persaingan pasar yang lebih baik.Pavel Durov juga mengingatkan kepada seuruh tokoh pemerintahan bahwa mereka mungkin saja bakal menjadi target dari Spyware Pegasus, seperti Presiden Perancis.

Editor: Ramadhani