Apple Tunda Pola Kerja Hybrid, Dampak Meningkatnya Kasus Covid-19

Apple
Apple (net)

KLIKPOSITIF - Melonjaknya kasus Covid-19 di beberapa daerah Amerika memaksa Apple menunda penerapan kebijakan pola kerja hybrid.

Dilansir dari Bloomberg, Apple menjadi salah satu perusahaan teknologi yang menunda kebijakan kerja hybrid. Perusahaan pimpinan Tim Cook itu akan menunda penerapan kerja hybrid setidaknya satu bulan.

baca juga: Ashirase, Sistem Navigasi Buatan Honda untuk Bantu Penyandang Disabilitas

Pada Juni lalu, Tim Cook mengumumkan bahwa pola kerja hybrid akan dilakukan mulai September 2021. Karyawan Apple dimina untuk bekerja langsung dari kantor tiga kali seminggu.

Tim Cook mengklaim bahwa ketersediaan vaksin dan tingkat infeksi yang menurun jadi alasannya mencanangkan pola kerja hybrid. Wacana tersebut lantas ditolak mentah-mentah oleh karyawannya. Bahkan, beberapa waktu lalu karyawan Apple mengancam akan re-sign jika Apple masih bersikukuh menerapkan pola kerja hybrid.

Klaim Tim Cook dalam memo internalnya itu, kini terbukti salah karena kasus COVID-19 di Amerika Serikat kembali meningkat. Belum juga selesai masalah kebijakan pola kerja hybrid, Apple dikabarkan sudah mencanangkan upaya lain. Menurut Bloomberg, Apple tengah melakukan uji coba pola kerja hybrid in-store dan work from home untuk karyawan ritel.

baca juga: Spotify Punya Fitur Baru Your Dialy Drive, Apa Fungsinya?

Hal tersebut dilakukan karena menurut Apple ke depannya konsumen akan lebih suka berbelanja secara online. Di tengah pandemi, belanja online memang telah menjadi opsi utama dan akan terus berlanjut, bahkan setelah pandemi usai. Berbeda dari Apple , raksasa teknologi lain, seperti Facebook dan Google justru mulai melakukan inovasi pola kerja jarak jauh.Total per hari ini (20/7) ada 9.527 kasus baru positif COVID-19 di Amerika Serikat. Angka kematian akibat COVID-19 di negeri Paman Sam juga bertambah 37 orang.

Editor: Ramadhani