Waspada, Malware TeaBot dan Flubot Kelabui Pengguna Android dengan Meniru Aplikasi dari Merek Populer

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Pengguna Android memiliki kemudahan untuk memasang aplikasi dari pihak ketiga di luar Play Store. Namun cara ini juga menyimpan risiko, seperti misalnya aplikasi tersebut telah disusupi malware yang berbahaya.

Perusahaan keamanan siber, Bitdefender menemukan adanya aplikasi pemblokir iklan palsu yang disusupi oleh sebuah malware bernama Teabot. Pihak yang tak bertanggung jawab ini membuat aplikasi palsu yang mirip dengan aplikasi asli populer untuk mengecoh pengguna.

baca juga: Spotify Uji Fitur Baru, Gabunggan Fitur Premiun dan Fitur Gratis

Dilansir dari Selular.id BitDefender dalam hal ini menemukan dua malware bernama TeaBot dan Flubot yang membantu mengelabui pengguna Android agar menginstal apa yang mereka anggap sebagai aplikasi yang sah dari merek populer dan terkenal tetapi ternyata penuh dengan malware .

Bitdefender juga menemukan lima aplikasi Android berbahaya baru yang berisi trojan TeaBot dan meniru aplikasi Android yang sah dan populer, dengan setidaknya salah satu aplikasi telah diinstal lebih dari 50 juta kali.

baca juga: Ubah Tampilan, Google Maps iOS Dapat Fitur Dark Mode

Aplikasi palsu meminta izin untuk ditampilkan di atas aplikasi lain, menampilkan notifikasi, dan menginstal aplikasi di luar Play Store. Setelah aplikasi ini diinstal, ikonnya akan langsung disembunyikan.

Jangan salah, TeaBot memiliki potensi untuk melakukan beberapa kerusakan serius termasuk serangan overlay melalui layanan aksesibilitas Android , mencegat pesan, melakukan berbagai aktivitas keylogging, mencuri kode Google Authentication, dan bahkan mengambil kendali penuh perangkat Android dari jarak jauh.

baca juga: Indonesia Pasar Industri Game Terbesar di Asia Tenggara, Pemerintah Dorong Hal Ini

Sementara menurut BitDefender, malware Flubot disebarkan melalui spam SMS. Dan mencuri informasi perbankan, kontak, SMS, dan jenis data pribadi lainnya dari perangkat yang terinfeksi sambil menggunakan gudang perintah lain yang tersedia, termasuk kemampuan untuk mengirim SMS dengan konten yang disediakan oleh CnC.

Flubot juga meniru aplikasi pengiriman seperti DHL Express Mobile dengan lebih dari 1 juta pemasangan dari Google Play Store, Fedex dengan lebih dari 5 juta pemasangan Android , dan Correos dengan lebih dari 500.000 unduhan.

baca juga: Instagram Bakal Ubah Tampilan Fitur Explore, Diprediski Mirip Reels

Sebenarnya ada cara untuk melindungi diri Anda dari malware ini yang menginfeksi ponsel Anda. Bitdefender menyarankan agar Anda tidak pernah memasang aplikasi dari luar Google Play Store. Selain itu, pastikan untuk memantau setiap izin yang Anda berikan pada aplikasi yang terpasang di smartphone Anda.

Editor: Eko Fajri