Honda REcall CR-V, Indonesia Tunggu Kabar dari Jepang

Honda CR-V
Honda CR-V (net)

KLIKPOSITIF - Honda melakukan penarikan kembali atau recall terhadap ratusan ribumodel Honda Civic dan Honda CR-V. Varian ini yang beredar di Indonesia juga terkena recall ini.

Agen pemegang merek Honda di Indonesia PT HPM mengaku masih menunggu kabar principal di Jepang sebelum memutuskan untuk me-recall Honda CR-V di Indonesia. Honda Motor Co sebelumnya telah mengumumkan recall sebanyak 761.000 unit kendaraan di seluruh dunia karena masalah pompa bahan bakar (fuel pump).

"Untuk hal recall ini kami masih menunggu informasi resmi dari principal kami. Akan kami informasikan segera bila sudah ada informasi," kata Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM dilansir dari Suara.com.

baca juga: Emas Dunia Melemah, Terdampak Penguatan Dolar AS

Sebelumnya seperti dilansir dari USnews, pembuat mobil asal Jepang ini terpaksa melakukan recall sejumlah model karena ditemukan pada masalah pompa bahan bakar yang tidak dapat berfungsi dengan baik dan dapat berdampak pada masalah mesin. Yang terkenal recall adalah 628.000 unit kendaraan di Amerika Serikat (AS) dan sejumlah model mobil Honda yang diproduksi di periode 2018-2020. Model-model yang harus di recall adalah Honda CR-V, Accord, Civic, Fit, Pilot, Ridgeline, MDX, RDX dan TLX.

Meski demikian sejauh ini belum ada laporan kecelakaan atau cedera terkait masalah tersebut. HPM sendiri tahun lalu juga pernah mengumumkan program recall karena masalah yang sama. Saat itu model yang di-recall meliputi Honda Brio, Honda Mobilio, Honda Jazz, Honda BR-V, Honda HR-V, Honda CR-V, Honda City, Honda Civic dan Honda Accord dengan tahun model antara 2017 hingga 2019.

baca juga: Tiga Juta Data Pelanggan Volkswagen dan Audi Dicuri Peretas

Recall komponen fuel pump ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya mesin tidak dapat dinyalakan atau mesin berhenti beroperasi secara tiba-tiba saat mengemudi. Unit yang teridentifikasi dalam program ini adalah sebanyak 85.025 unit.

Editor: Ramadhani