Bukan Dovizioso, Inikah Calon Test Rider Terbaru Yamaha?

Cal Crutchlow saat menjalani MotoGP Brno
Cal Crutchlow saat menjalani MotoGP Brno (Net)

KLIKPOSITIF - Beberapa waktu belakangan, Andrea Dovizioso sempat santer dikaitkan dengan tim pabrikan Yamaha MotoGP usai dirinya terdepak dari tim Ducati.

Namun, agaknya ada nama baru yang telah masuk sebagai salah satu kandidat pengganti posisi yang kini masih dipegang Jorge Lorenzo tersebut.

baca juga: Pembatalan Piala Asia U-19 dan U-16 Belum Disahkan dalam Rapat Exco AFC, Ini Respon PSSI

Dilansir dari Crash, Jumat (13/11/2020), pabrikan berlogo garputala ini berencana untuk mendatangkan Cal Crutchlow.

"Kenyataanya adalah, saya dalam diskusi mendalam dengan Yamaha dan di masa yang akan datang kami akan datang pada persetujuan yang sama-sama membuat kami senang," ungkap pembalap asal Inggris tersebut.

baca juga: Kapan Liga 1 2021 Bergulir? Ini Jawab PSSI

"Ini adalah proyek yang menarik dan cocok untuk saya setelah apa yang saya alami di MotoGP, juga dengan pengalaman saya," imbuhnya.

Crutchlow juga mengatakan bahwa dirinya kini tak berminat dengan tawaran Aprilia, yang sebelumnya juga berminat untuk mendatangkan pembalap tersebut.

baca juga: Liga 1 2020 Dibatalkan, SPFC Bicara Musim 2021 dan Nasib Kontrak Pemain

"Saya menginformasikan pada Aprilia bahwa saya tak menginginkan proyek itu, saya sudah tak mengikutinya," ungkap pembalap yang identik dengan nomor 35 di motornya ini.

"Saya sudah terlalu dalam berdiskuis dengan Yamaha. Saya percaya bahwa saya membuat keputusan tepat. Saya cuma mengikuti hati saya," imbuhnya.

baca juga: Kalahkan Chelsea, Leicester City Kudeta MU dari Puncak Liga Inggris

Sejauh ini torehan terbaik dari Crutchlow adalah memenangi gelar pembalap independen terbaik, serta menang tiga seri balapan bersama Honda.

Selain itu, ia pernah mengendarai tiga motor pabrikan yang berbeda, yakni Yamaha, Ducati dan Honda.

"Sepuluh tahun pengalaman di MotoGP saya berjalan menyenangkan, dan saya berhasil melebihi ekspektasi saya sendiri. Saya senang akan hal itu," ujarnya.

Editor: Eko Fajri