Google Maps Ciptakan Fitur Baru Tampilkan Informasi Seputar COVID-19

Iluatrasi
Iluatrasi (Shutterstock)

KLIKPOSITIF - Lebih dari satu miliar orang beralih ke Google Maps untuk mendapatkan informasi penting terkait tempat yang ingin dikunjungi. Terutama dalam kondisi pandemi COVID-19. Inilah cara efisien yang dilakukan pengguna aplikasi agar mereka bisa mengantisipasi penyebaran virus Corona jenis baru.

Atas dasar kebutuhan para pengguna untuk mapping COVID-19 itulah, Google berinisiatif untuk membuat fitur baru yang menampilkan informasi paling update seputar virus yang menyerang saluran pernapasan itu.

baca juga: KTT G20 Dilangsungkan Secara Virtual Akhir November

"Minggu ini, kami memperkenalkan fitur baru di Maps, alat yang menunjukkan informasi penting tentang kasus COVID-19 di suatu area sehingga Anda dapat membuat keputusan yang lebih tepat tentang tujuan dan langkah antisipasi apakah yang mesti diambil," jelas Product Manager Google Maps , Sujoy Banerjee, seperti dikutip dari laman resmi Google pada Minggu (27/9/2020).

Untuk mengaktifkan fitur ini, caranya adalah:

baca juga: Pasien Positif COVID di Pessel Bertambah 5 Orang

Ketuk ikon di sudut kanan atas layar ponsel dan klik "info COVID-19"

Tampak rata-rata tujuh hari kasus COVID-19 terbaru per 100.000 orang untuk area peta yang dilihat, disertai label sebagai indikator peningkatan atau penurunan jumlah kasus

baca juga: PT Semen Padang Bersama 41 BUMN di Sumbar Salurkan 10 Ribu Masker untuk Masyarakat

Agar memudahkan pengguna aplikasi untuk membaca statistik Covid-19, Google juga membedakan warna area yang termasuk zona berbahaya atau zona aman.

Nah dalam penggarapan peta yang disertai informasi terbaru seputar COVID-19, Google bekerja sama dengan beberapa lembaga, otoritas kesehatan, dan perusahaan kredibel, seperti WHO, Johns Hopkins, New York Times, dan Wikipedia.

baca juga: Libur Panjang, Polres Payakumbuh Tingkatkan Pengawasan di Objek Wisata

Untuk sementara waktu, fitur ini baru akan tersedia untuk wilayah Amerika Serikat di platform Android dan iOS pada minggu ini, lalu menyusul di seluruh dunia dalam beberapa pekan ke depan. (*)

Editor: Fitria Marlina