Polda Sumbar Luncurkan Aplikasi E-Dumas, Ini Fungsinya

Peluncuran Aplikasi E-Dumas
Peluncuran Aplikasi E-Dumas (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumba) luncurkan aplikasi bernama POLDA SUMBAR . Aplikasi tersebut dikhususkan untuk masyarakat adalah E-DUMAS.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, aplikasi E-DUMAS merupakan layanan untuk Pengaduan Masyarakat.

baca juga: Apple Bakal Tambahkan Fitur Baru Lagi untuk Apple Glas

"Diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan kepada Polda Sumbar atas pelayanan yang tidak sesuai dengan standar pelayanan, atau pengabaian kewajiban dan/atau pelanggaran larangan oleh pegawai di lingkungan Polda dan Lembaga negara lainnya," katanya di Padang, Sabtu (11/7/2020).

Menurut Satake, dengan adanya E-DUMAS, masyarakat dipermudah untuk melaporkan aduan. Dimana, masyarakat hanya perlu mengunduh aplikasi POLDA SUMBAR di Google Playstore.

baca juga: Apple Rilis Update Terbaru, Ada iOS dan iPadOS 14,3

Setelah di unduh, masyarakat bisa memilih menu E-DUMAS kemudian mengisi biodata termasuk nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor hanphone agar bisa memantau perkembangan laporan atau aduan, baik melalui aplikasi maupun notifikasi WhatsApp.

"Selama proses berjalan, masyarakat dapat memantau perkembangan laporan melalui menu E-DUMAS dengan memilih sub menu pencarian dengan memasukan NIK dan handphone sehingga nantinya bisa melihat status terbaru dari perkembangan laporan. Masyarakat juga tidak perlu khawatir karena data dirahasiakan dan tersimpan secara aman," ujarnya.

baca juga: DPR Minta Pemerintah Lindungi Data Masyarakat Terkait Aturan Baru WA

Irwasda Polda Sumbar Kombes K. Rahmadi, MH, menyarankan agar masyarakat Sumba mendownload aplikasi Polda Sumbar tersebut, karena selain fitur pengaduan masyarakat juga tersedia fitur lainnya, seperti Laporan Saber Pungli, Panic Button dan survey kepuasan layanan anggota Polri.

Selain yang disebutkan di atas, masyarakat juga dapat membaca informasi terbaru dari perkembangan berita seputar dunia kepolisian dan berita umum tentunya.(rilis)

baca juga: Kebijakan Baru WhatsApp, Pengguna Banyak Kecewa dan Migrasi ke Signal

Editor: Muhammad Haikal