Dukung Aksi AntiRasisme, Call of Duty Tunda Rilisan Terbaru

Call of Duty
Call of Duty (net)

KLIKPOSITIF - Call of Duty memutuskan untuk menunda peluncuran season terbaru mereka pada tiga seri game sekaligus. Tindakan ini merupakan bentuk aksi solidaritas dan mendukung komunitas kulit hitam.

Keputusan Infinity Ward, Activision, dan publisher lain dalam menunda season atau menunda peluncuran game anyar disebabkan karena isu rasisme yang mencuat di Amerika Serikat. Beberapa publisher game ternama ikut bersuara dan menyerukan gerakan "End To Racism" serta "Black Lives Matter"

baca juga: Ubah Kembali Hagia Sophia Jadi Masjid, Erdogan Dituding Bermain Politik Agama

Aksi demonstrasi besar-besaran terjadi pada sejumlah negara bagian di Amerika Serikat setelah pria kulit hitam, George Floyd (46) mendapatkan kekerasan rasial hingga meninggal dunia oleh oknum anggota polisi Minneapolis.

Beberapa publisher memilih menunda peluncuran game dan menjelaskan bahwa "ini bukan saatnya".

baca juga: Kasus Corona Masih Tinggi, MotoGP Amerika Dibatalkan

Mereka secara kompak ikut menuntut keadilan atas kematian George Floyd dan lebih berfokus untuk mendukung komunitas kulit hitam di AS.

Pengumuman yang dikeluarkan oleh akun Twitter Call of Duty (@CallofDuty) bahkan mempunyai latar belakang hitam dengan corak tulisan berwarna gelap.

baca juga: Microsoft Beri Teknologi Baru Pada Platform Pertemuan Virtualnya

Call of Duty mengumumkan bahwa semua season anyar dari seri Modern Warfare, COD Mobile, hingga Warzone ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

"Kita semua berharap untuk memainkan season baru Modern Warfare, Warzone, dan Call of Duty: Mobile. Namun sekarang bukan saatnya. Kami sedang mengubah peluncuran Modern Warfare Season 4 dan Call of Duty: Mobile Season 7 ke tanggal setelahnya. Saatnya bagi mereka yang berbicara tentang kesetaraan, keadilan, dan perubahan untuk dilihat dan didengar. Kami berdiri di samping Anda," begitu bunyi keterangan resmi dari Call of Duty.

baca juga: China Temukan Virus Corona Pada Udang Impor

Editor: Ramadhani