Renault, Nissan, dan Mitsubishi Capai Kesepakatan Baru

Renault, Nissan, dan Mitsubishi
Renault, Nissan, dan Mitsubishi (net)

KLIKPOSITIF - Renault, Nissan, dan Mitsubishi yang telah membentuk aliansi kini menyepakati model bisnis baru. Dalam kesepakatan baru itu akan diterapkan efisiensi dalam berbagi platform, teknologi, dan pembagian produksi.

Ketua Aliansi Jean-Dominique Senard mengatakan, kesepakatan baru akan meningkatkan kerja sama antara tiga perusahaan dan mengklaim mampu memangkas biaya pengembangan model baru hingga 40 persen. Dalam hal ini, anggota aliansi telah menyetujui skema 'Leader- Follower', dimana Masing-masing akan menjadi merek 'referensi' di wilayah pemasaran utama.

baca juga: Suzuki Beri GSX-R1000R Sentuhan Baru, Ada Warna Glass Mate Mechanical Grey

"Model baru akan mengikuti pemimpin, bukan tentang menjadi seorang pemimpin yang saling bertentangan. Ini tentang setiap perusahaan Aliansi menjadi pemimpin dalam pasar utama," kata Senard dari Autocar.

Di bawah kesepakatan baru, Renault akan menjadi merek utama di Eropa dan akan menjadi ujung tombak pengembangan SUV segmen B generasi berikutnya. Nissan akan menjadi perusahaan terdepan di Jepang , Amerika Utara, dan Cina dan akan mengembangkan SUV C-segment generasi berikutnya, yakni Nissan Qashqai, yang akan diluncurkan pada 2025.

baca juga: Cadangan Batubara di Indonesia Diperkirakan Sampai 65 Tahun Kedepan, Pemerintah Dorong Pemanfaatan Teknologi Bersih

Kesepakatan baru juga melampaui pembagian platform dan akan mencakup bagian bodi kendaraan. Seperti yang baru-baru ini dilaporkan, tidak menutup kemungkinan SUV buatan Renault dibangun di pabrik Nissan di Sunderland.

"Kami akan fokus pada efisiensi dan daya saing, daripada volume," ujar Senard.

baca juga: Seluruh Unit KTM RC 8C Terjual dalam Hitungan Menit, Apa yang Terjadi?

Editor: Ramadhani