Kominfo Pastikan Aplikasi PeduliLindungi Aman dari Phising dan Malware

Aplikasi Peduli Lindungi
Aplikasi Peduli Lindungi (Screenshot)

KLIKPOSITIF - Saat iniberedar berita hoaks seolah-olah aplikasi PeduliLindungi tidak aman. Biro Humas Kementerian Kominfo dalam keterangan tertulisnya memastikan bahwa berita itu tidak benar karena aplikasiPeduliLindungisaat ini sudah dapat diunduh melalui App Store dan Play Store untuk versiiOS dan Android dan tidak melalui APK sehingga sangatsecuredariphisingdanmalware.

Masyarakat diminta tidak ragu untuk menginstallPeduliLindungi, karenaprovidermenggunakan sistem keamanan berlapis danApp Store serta Play Store juga telah mereviewaplikasi ini sehinggalistingdan tersedia di keduaplatformterpercaya ini.

baca juga: Microsoft Beri Teknologi Baru Pada Platform Pertemuan Virtualnya

Saat ini tidak kurang 1 juta pengguna telah meng-installPeduliLindungiuntuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, melalui aplikasiPeduliLindungiyang telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kominfo No. 171 Tahun 2020

Keputusan ini sebagai dasar penyelenggaraantracing,trackingdanfencingmelalui infrastruktur, sistem dan aplikasi telekomunikasiuntuk mendukung Surveilans Kesehatan melengkapi Keputusan Menteri Komuniakasi dan Informatika sebelumnya yaitu Keputusan Menteri Kominfo No. 159 Tahun 2020.

baca juga: Polda Sumbar Luncurkan Aplikasi E-Dumas, Ini Fungsinya

Keputusan Menteri ini bersifat khusus, berlaku hanya untuk keadaan darurat wabah sampai dengan Pemerintah menyatakan keadaan kondusif dan keadaan darurat diakhiri.

Keputusan ini sekaligus untuk memberikan jaminan perlindungan data pribadisesuai perundang-undangan.

baca juga: Gandeng Kominfo, Bappebti Tertibkan Promosi Investasi Ilegal di Media Sosial

Kominfo mengajak masyarakat untuk menjadi pengguna, karena semakin banyak yang menginstall semakin masif upaya kita memutus mata rantai COVID-19.

Seperti diketahui,PeduliLindungimemiliki fitur aplikasi trackingyang dapat mendeteksi pergerakan terpapar COVID-19 selama 14 hari ke belakang. Aplikasi juga dapat terhubung dengan operator selular lainnya untuk menghasilkan visualisasi yang sama. Berdasarkan hasiltrackingdantracing,nomor di sekitar pasien positif COVID-19yang terdeteksi akan diberikanwarninguntuk segera menjalankan protokol kesehatan. Aplikasi ini juga digunakan untuk memonitor pendatang dari luar negeri dan pos lintas batas.

baca juga: Karyawan Semen Padang Lahirkan Aplikasi Japuik Anta yang Diimplementasikan di SIG Group dan Mampu Menekan Biaya Rp1,4 M

Dari implementasi di lapangan terbukti bahwasmartphoneyang sudah meng-installakan diberikan notifikasi saat yang bersangkutan berada di sekitar orang terpapar COVID-19 dan meminta menjauh tanpa tahu siapa yang terpapar sebagai aspek perlindungan data pribadi.

Aplikasi ini bekerja untuk kepentingan masyarakat, semakin banyak masyarakat yang meng-installdan menggunakannya maka tingkat akurasinya akan semakin tinggi, sehingga kita dapat membantu sesama dalam menanggulangi penyebaran COVID-19.Semakin banyak, semakin bermanfaat bagi masyarakat.

Sumber : kominfo.go.id

Editor: Haswandi