Pemerintah Sebut Selama 2019 Ekspor Kendaraan Meningkat

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -Perkembangan teknologi sudah memasuki otomasi atau era revolusi industri 4.0, yang diprediksi akan mempengaruhi kecepatan perkembangan industri otomotif ke depannya. Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan, mengatakan, produksi dan penjualan otomotif nasional sejak 2013 sampai 2018 telah mencapai rata-rata di atas 1,2 juta unit/tahun.

 Tak sedikit industri komponen lokal yang ikut bertumbuh seiring dengan adanya peningkatan produksi tersebut. "Saat ini, ekspor kita sudah meningkat 28 persen. Kita sudah mengekspor ke lebih dari 80 negara. Hal ini menunjukkan produk buatan kita kompetitif di dunia," ujar Putu Juli.

baca juga: Dirilis di Masa Pandemi, Piaggio Jual Vespa Primavera Sean Wotherspoon Rp85 Juta

 Dia menambahkan, ada lima negara yang menjadi tujuan utama ekspor, yaitu Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Meksiko, dan Vietnam. Sementara, pemerintah menargetkan industri otomotif mampu mencapai kapasitas produksi sebanyak 1,5 juta unit kendaraan pada 2020.

 " Otomotif industri Indonesia menunjukkan optimisme bahwa di tahun 2025, ekspor kendaraan secara CBU dapat mencapai angka lebih dari 1 juta unit," kata Putu Juli.

baca juga: Akan Kembangkan Mobil Terbang, GM Jajaki Pasar Taksi Udara

 Kementerian Perindustrian juga akan memastkan penerapan industri 4.0 tidak akan menggantikan atau mengurangi peran tenaga kerja manusia. Tapi, justru mendorong peningkatan kompetensi mereka untuk memahami penggunakan teknologi terkini di bidang industri.

Penulis: Ramadhani