IJoC: Main Game Bikin Anak Pintar

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

JAKARTA, KLIKPOSITIF -- Sebuah hasil studi membantah jika bermain game hanya buang-buang waktu. Malah menemukan fakta bahwa pelajar yang bermain game online hampir tiap hari memiliki nilai di atas rata-rata di sekolahnya.

Studi ini dilakukan oleh International Journal of Communication (IJoC) yang mengatakan kebanyakan siswa pengguna jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter memiliki nilai yang buruk dari teman sekelasnya.

baca juga: Pengguna PS5 Kini Bisa Nikmati Layanan Apple Music

IJoC melakukan studi kepada lebih 12.000 pelajar sekolah di Australia. Tujuannya untuk mencari korelasi antara nilai akademis dengan ketertarikan personal pelajar dan aktivitas di luar sekolah, termasuk penggunaan internet.

"Pemecahan puzzle di berbagai game , di mana gamer harus menyelesaikan tugas bisa membimbing orang untuk mengasah kemampuan tertentu, khususnya dalam membaca pemahaman, kemampuan matematika, dan bahkan fisika atau kimia," terang Alberto Posso salah satu peneliti, dikutip dari Evening Standard, Rabu 10 Agustus 2016.

baca juga: Menang Gugatan, Nintendo dapat Miliaran Rupiah dari Pembajak Game Miliknya

"Namun hubungan antara bermain game dan kesuksesan akademis masih belum jelas," ujar Posso.

Posso mengakui bahwa masih belum jelas kalau game benar-benar membuat prestasi melambung atau memang anak-anak itu pada dasarnya pintar dan gemar dengan game .

baca juga: Indonesia Pasar Industri Game Terbesar di Asia Tenggara, Pemerintah Dorong Hal Ini

Mengenai anak-anak yang kecanduan jejaring sosial, Posso mengatakan bahwa sosial media akan berguna bagi kemampuan pergaulan si anak.

Penulis: Qalbi Salim