Waspada, Peniliti: Hacker Bisa Ciptakan Ingatan Palsu di Otak Manusia

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Perkembangan apa yang disebut neurostimulators dapat menyebabkan skenario dystopian dimana para peretas (hacker) mampu menciptakan ingatan palsu dan menanamkan di otak manusia.

Menurut para peneliti, otak manusia rentan terhadap manipulasi melalui perangkat medis implan yang digunakan untuk mengobati hal-hal seperti Parkinson. Hal ini menurut tinjauan praktis dan teoritis dari ini dan skenario lain yang dilakukan oleh Universitas Oxford Fungsional Neurosurgery Group dan perusahaan keamanan siber Rusia Kaspersky.

baca juga: Apple Buat Face ID dan Touch ID untuk Autentifikasi Aplikasi

Menurut peneliti, aalam satu dekade, teknologi juga akan berkembang ke titik bahwa memori komersial meningkatkan implan akan tersedia untuk dibeli. Sementara 20 tahun dari sekarang, dapat melihat waktu ketika teknologi akan cukup maju untuk memungkinkan "kontrol ekstensif atas ingatan".

Pengembangan teknologi ini akan memiliki sejumlah manfaat kesehatan dan akan membuka kemungkinan teknologi bio-terhubung baru seperti peningkatan kapasitas otak, tetapi juga memegang potensi untuk eksploitasi dan penyalahgunaan.

baca juga: Microsoft Segera Rilis xCloud Gaming untuk Perangkat Apple

"Ancaman baru yang dihasilkan dari ini dapat mencakup manipulasi massal kelompok melalui implan atau menghapus ingatan peristiwa atau konflik politik; sementara 'cyberthreats' yang dibangkitkan ulang dapat menargetkan peluang baru untuk spionase cyber atau pencurian, penghapusan, atau 'mengunci' memori (Sebagai contoh, sebagai imbalan tebusan)," tulis para peneliti dalam laporan mereka 'The Memory Market: Mempersiapkan masa depan di mana cyberthreats menargetkan masa lalu Anda'.

Laporan ini merujuk pada episode dari serial TV Black Mirror, di mana implan otak memungkinkan pengguna merekam dan memutar ulang semua yang mereka lihat dan dengar. Survei YouGov berikutnya menemukan bahwa 29 persen pemirsa episode, Seluruh sejarah Anda, akan bersedia menggunakan teknologi jika ada.

baca juga: Gadget Anda Mulai Lelet, Ini Cara Mengatasinya

Bukti percobaan konsep telah dilakukan oleh lembaga penelitian militer AS, Darpa, yang membuktikan bahwa adalah mungkin untuk meningkatkan kemampuan orang menciptakan ingatan jangka pendek.

"Perangkat keras dan perangkat lunak untuk mendukung ini ada juga," para peneliti mencatat. (*)

baca juga: Banyak Vendor Pesaing Gunakan Fitur Milik Apple

Sumber: Suara.com

Penulis: Eko Fajri