John McAfee Mengaku Bisa Retas WhatsApp

John McAfee
John McAfee (Abcnews.go.com)

KLIKPOSITIF -- Walaupun beberapa waktu yang lalu WhatsApp telah mengumumkan fitur enkripsi end-to-end dalam aplikasinya. Namun, hal itu tidak berlaku bagi John McAfee, pendiri perusahaan antivirus McAfee.

Seperti yang dilapporkan Engadget, Senin (16/5), John MacAfee dan timnya telah menemukan lubang di platform Google yang memungkinkan mereka membawa enkripsi pesan WhatsApp sehingga rendering privasi pengamanan tak ada gunanya.

baca juga: Hacker Bisa Bobol Akun WA, Begini Proses Serangannya

Mengenai hal ini, pihak Google telah diminta untuk menjelaskan lebih lanjut tentang klaim yang dilontarkan McAfee. Namun, Google belum memberikan berkomentar.

Namun sumber lain menyebutkan McAfee hanya bisa membaca pesan terinkripsi tersebut pada ponsel yang telah disusupi malware keylogger buatannya.

baca juga: WhatsApp Sedang Kerjakan Fitur untuk Mudahkan Pemindahan History Chat

Adalah seorang pakar keamanan cyber, Dan Guido yang mengatakan McAfee telah berbohong dengan mengirimkan ponsel Samsung yang masih tersegel dalam boksnya kepada sejumlah wartawan.

Padahal, menurut Guido, ponsel tersebut sudah dibongkar dari boksnya, diisi malware, kemudian dimasukkan kembali ke dalam boks, dan disegel kembali.

baca juga: Siapkan Fitur Baru WhatsApp Uji Playback Speed

McAfee sebelumnya juga pernah bikin heboh dengan mengaku bisa meretas ponsel milik teroris San Bernardino. Klaim ini tak pernah ia buktikan, alih-alih ia malah mengaku sengaja berbohong untuk mencari perhatian publik.

Penulis: Qalbi Salim