Ini Cara Teknis Melawan Ransomware WannaCRY

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -- Besarnya resiko jika Komputer terkena Ransomware WannaCRY, membuat semua pihak khawatir.

Malware ini menginfeksi pengguna PC berbasis Windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan pada komputer tersebut. Malware Ransomware Wannacrypt dilaporkan sudah menginfeksi banyak pengguna di seluruh belahan dunia dan dikhawatirkan Indonesia akan mendapatkan malware yang lebih besar.

baca juga: Perangkat Apple Akan Dibuat Mendukung Controller Xbox Series X dan S

Beberapa extensi file yang menjadi targer dari Malware Ransomware Wannacrypt  antara lain: 

Commonly used office file extensions (.ppt, .doc, .docx, .xlsx, .sxi).
Less common and nation-specific office formats (.sxw, .odt, .hwp).
Archives, media files (.zip, .rar, .tar, .bz2, .mp4, .mkv)
Emails and email databases (.eml, .msg, .ost, .pst, .edb).
Database files (.sql, .accdb, .mdb, .dbf, .odb, .myd).
Developers’ sourcecode and project files (.php, .java, .cpp, .pas, .asm).
Encryption keys and certificates (.key, .pfx, .pem, .p12, .csr, .gpg, .aes).
Graphic designers, artists and photographers files (.vsd, .odg, .raw, .nef, .svg, .psd).
Virtual machine files (.vmx, .vmdk, .vdi).

baca juga: Sony Segera Berikan Fitur VRR untuk PS5

Oleh karena itu berikut adalah tips dan triks secara teknis bagaimana menghindari terkena serangan malware ini, dilansir dari berbagai sumbar:

1. Putuskan koneksi ke internet.
Cabut konektor kabel jaringan atau nonaktifkan wifi. Bisa juga matikan router wifi.

baca juga: Bos Telegram Mengaku Kecewa dengan Peforma iPhone 12

2. Non aktifkan Macro pd MS Office caranya:
Untuk MS Excel 2016
a. Jalankan MS Excel
b. Klik menu “File” pilih “Options”
c. Klik “Trust Center”
d. Klik “Trust Center settings”
e. Klik “Macro settings”
f. Check/pilih “Disable all macros without notification”
g. Klik “OK”
h. Lakukan hal yang sama pada program MS Office yang lain seperti MS Word, Powerpoint, Access, Outlook.

3. Non aktifkan fitur File Sharing/Samba caranya:
a. Jalankan Control Panel
b. Klik “Programs”
c. Dibawah bagian “Program and Features” klik “Turn Windows features on or off”
d. Setelah muncul jendela baru, cari check list “SMB 1.0/CIFS File Sharing Support” dan hilangkan tanda check-nya
e. Klik “OK”

baca juga: Ini Salah Satu Aplikasi Cari Teman di Indonesia dan Luar Negeri yang Lagi Hits

4. Block port 139/445 dan 3389 caranya:
a. Jalankan Control Panel
b. Klik “System and Security”
c. Klik “Windows Firewall”
d. Klik “Advanced Settings” pd menu bagian kiri
e. Klik “Inbound Rules”
f. Lihat pada menu bagian kanan Klik “New Rules”
g. Pilih/Klik “Port” dan klik “Next”
h. Pilih/Klik “TCP”
i. Pilih/Klik “Specific local ports:” isikan/ketik: 139, 445, 3389
j. Klik “Next”
k. Pilih/Klik “Block the connection” dan klik “Next”
l. Pastikan Pilihan “Domain”, “Private” dan “Public” terpilih (checked)
m. Klik “Next”
n. Isikan/ketik nama rule, misal: Block Port Ransomware
o. Klik “Finish”

5. Update security pada windows anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoft. https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx

(*)

Penulis: Eko Fajri