Kominfo Minta Masyarakat Waspada Ancaman Malware

ilustrasi Ransomware
ilustrasi Ransomware (istimewa)

KLIKPOSITIF -- Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo ), Semual A. Pangerapan menyampaikan bahwa masyarakat wajib waspada terhadap serangan siber yang disebut sebagai Ransomware jenis Wannacrypt.

Pasalnya, malware yang satu ini merupakan serangan siber yang bersifat tersebar dan masif menyerang sumber daya yang sangat penting. “Adanya serangan siber ini, kami minta agar masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kehati-hatian dalam berinteraksi di dunia siber ,” jelas Semmy dalam rilisnya, Minggu 14 Mei 2017.

baca juga: Tangkal Hoaks, DPR Minta Kemenkominfo Edukasi Masyarakat

Kominfo melalui website resminya, www.kominfo.go.id telah merilis Siaran Pers No. 55/HM/ KOMINFO /05/2017 tentang imbauan agar segera melakukan tindakan pencegahan terhadap ancaman malware , khususnya Ransomware jenis Wannacrypt.

Dalam imbauan itu dijelaskan bahwa Ransomware merupakan salah satu malware yang menyerang komputer korban dan mengunci semua data di dalamnya, sehingga korban tak bisa mengaksesnya. Tahun ini, Wannacrypt mendadak muncul dan menyerang PC berbasis Windows yang memiliki kelemahan fungsi SMB.

baca juga: Pemenang Anugerah Jurnalistik Kominfo 2020 Diumumkan, Ini Daftarnya

Dari tampilan yang ada, diketahui bahwa Wannacrypt meminta dana tebusan file tersebut dengan bitcoin yang setara 300 dollar Amerika. Terdapat deadline waktu pembayaran yang dapat menyebabkan denda tebusan naik jika tak segera dibayarkan.

Hingga kini, belum ada solusi yang tepat untuk mengatasi dan mengembalikan file-file yang telah terinfeksi Wannacrypt. Namun, memutuskan sambungan internet dari komputer yang terinfeksi dapat menghentikan penyebaran Wannacrypt ke komputer lainnya.

baca juga: Ini Daftar Nominasi Pemenang Anugerah Jurnalistik Kominfo 2020

Selain itu, Kominfo mengimbau agar data-data penting terlebih dahulu di backup sebelum komputer dihubungkan dengan internet , baik jaringan LAN ataupun melalui WiFi. Kominfo juga menyediakan konsultasi online melalui www.nomoreransom.org serta email di alamat incident@idsirtii.or.id.

Masyarakat juga bisa menghubungi Direktur Keamanan Informasi Aidil Cenderamata di nomor 0817758377 dan Wakil Ketua ID-SIRTII Salahuddin di nomor 0816945022. (*)

baca juga: Kominfo Takedown Video Syur Mirip Gisel di Medsos

Penulis: Agusmanto