Virus Corona Picu Meningkatnya Permintaan iPad di China

iPad
iPad (net)

KLIKPOSITIF - Permintaan iPad di Tiongkok meningkat pesat sejak epidemi Virus Corona diumumkan. Namun tingginya permintaan tidak sebanding dengan proses produksinya.

Permintaan iPad di Tiongkok meningkat karena dampak tidak langsung dari epidemi Virus Corona . Epidemi Virus Corona memaksa warga Tiongkok untuk tidak berpergian. Selain itu, Pemerintah Tiongkok juga tidak menyarankan warganya untuk berinteraksi langsung karena dapat menularkan virus .Alhasil, banyak perusahaan yang meminta karyawannya bekerja dari rumah atau remote. Hal yang sama juga terjadi di sektor Pendidikan. Banyak sekolah terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar tatap muka dan menggantinya secara online.Dilansir dari 9ti5mac iPad menjadi tablet pilihan untuk melakukan kedua aktivitas tersebut. Sejak 3 tahun terakhir, Apple telah menyematkan kemampuan keyboard eksternal dan Apple Pencil pada iPad, tidak hanya iPad Pro.Peningkatan kemampuan tersebut membuat iPad dapat digunakan sebagai pengganti laptop. Apalagi dengan kehadiran iPadOS, iPad dapat melakukan banyak pekerjaan komputer pada umumnya. Sayangnya, tingginya permintaan tidak sebanding dengan proses produksi iPad.

Sebab Foxconn yang bertanggung jawab pada produksi iPad masih belum mampu beroperasi 100 persen. Produksi iPad terletak di Chengdu, baru beroperasi kembali pada 10 Februari 2020 kemarin.

Baca Juga

Dalam pantauan DigiTimes, pabrik tersebut baru beroperasi 30 persen dari target awal. Namun, karena tingginya permintaan pasar, harga tablet di platform e-commerce melonjak. Bahkan, harga iPad di e-commerce Tiongkok lebih mahal hingga Rp 400 ribu dibandingkan dengan harga resmi di gerai Apple.

Baca Juga

Editor: Ramadhani