Mengenal #Cari_Aman Sebagai Bagian dalam Kampanye Keselamatan Berkendara

Kampanye Cari Aman.
Kampanye Cari Aman. (dok)

KLIKPOSITIF -- Perilaku aman berkendara kini menjadi hal utama yang sedang dikampanyekan berbagai pihak, mulai dari kepolisisan hingga pelaku industri otomotif, guna mengurangi angka kecelakaan di jalan raya. Pasalnya, data Korlantas RI menyebutkan bahwa perilaku berkendara dari manusia itu sendiri yang menjadi faktor utama kecelakaan lalu lintas.

Sebagai produsen kendaraan sepeda motor terbesar, Honda juga mempersiapkan berbagai langkah strategi untuk mengkampanyekan keselamatan berkendara bagi pengguna sepeda motor. #Cari_Aman begitulah tagline yang sering didengar belakangan ini.

#Cari_Aman merupakan kampanye terbaru safety riding Honda. Sebagai Main Dealer Honda Wilayah Sumatera Barat, PT Menara Agung menempatkan keselamatan berkendara sebagai prioritas utama. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengkampanyekan keselamatan berkendara.

Baca Juga

Dalam 15 Tahun terakhir, PT Menara Agung telah mempelopori ribuan program safety riding, Instruktur dan advisor terlatih. #Cari_Aman merupakan ungkapan yang sangat populer dikalangan generasi muda. Kata ini mengandung arti "berhati-hati" sekaligus menyiratkan keseruan khas anak muda. Melalui kampanye ini, PT Menara Agung berupaya membuka cakrawala dan perspektif baru bagi generasi muda terkait keselamatan berkendara.

Ferdinand Agung selaku Direktur Marketing dari PT Menara Agung mengatakan Honda ingin meningkatkan kesadaran dan pandangan baru terkait pentingnya keselamatan berkendara kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya generasi muda, bahwa mengenakan perlengkapan keselamatan berkendara tidak hanya demi keselamatan, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup. Helm dan jaket tidak hanya membuat aman saat berkendara,tetapi juga dapat membuat terlihat lebih menarik, keren dan stylish.

"Untuk mendukung jiwa energik para anak muda untuk meraih banyak hal berharga dalam hidup dan mencapai impian mereka, hal yang perlu mereka lakukan adalah #Cari_Aman," tutup Ferdinand.

Editor: Pundi F Akbar