Masalah Pada Airbag, Honda Recall 7 Ribu Lebih Mobil

"Terdapat potensi airbag mengembang secara berlebih yang mengakibatkan airbag pecah"
ilustrasi airbag (net)

KLIKPOSITIF-Tujuh ribu lebih mobil Honda dilaporkan mengalami masalah pada inflator airbag produksi Takata. Karena masalah ini Honda kembali mengumumkan program penarikan kembali (Recall) perangkat tersebut.

Program ini diperuntukkan bagi airbag inflator yang telah digunakan sebagai suku cadang pengganti pada masa awal perbaikan sebelum September 2017. Dalam kampanye ini, total produk yang terindikasi mengalami masalah pada perangkat tersebut sebanyak 7.330 unit, terdiri dari Accord, City, Civic, CR-V, Jazz dan Stream, untuk tahun produksi mulai dari 2001 sampai 2008.

Permasalahan utamanya adalah potensi airbag mengembang secara berlebih yang mengakibatkan airbag pecah, sehingga dapat membahayakan pengemudi dan penumpang. Honda kembali mengimbau kepada konsumen yang mobilnya teridentifikasi, agar segera datang ke dealer resmi Honda terdekat untuk melakukan penggantian dengan komponen terbaru.

Pihak HPM akan mengirimkan surat pemberitahuan langsung kepada para pemilik kendaraan yang teridentifikasi Setiap pemilik kendaraan juga dapat melakukan pengecekan sendiri untuk mengetahui apakah mobilnya termasuk kendaraan yang teridentifikasi program penggantian airbag inflator dengan membuka link www.honda-indonesia.com.

Pemilik kendaraan yang telah teridentifikasi dapat menghubungi atau datang ke dealer resmi Honda terdekat untuk mendaftarkan kendaraannya, atau menghubungi Honda Customer Care di 0-800-1446-632 (bebas pulsa) dari hari Senin-Jumat, pukul 08.00 s/d 17.30 WIB. Proses penggantian komponen airbag inflator akan dilakukan sekitar 1 – 2 jam, tanpa dikenakan biaya apapun.

Model yang teridentifikasi di dalam program ini meliputi:
– Honda Accord (Model tahun 2003) : 211 unit
– Honda City (Model tahun 2004-2008) : 1.652 unit
– Honda Civic (Model tahun 2001-2005) : 668 unit
– Honda CR-V (Model tahun 2002-2006) : 2,926 unit
– Honda Jazz (Model tahun ... Baca halaman selanjutnya