Mobil Listrik Bisa Beresiko, Ini Aturan dari Negara Uni Eropa

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -Negara-negara di Uni Eropa mengeluarkan kebijakan baru terkait mobil listrik. Semua kendaraan listrik keluaran terbaru harus dilengkapi dengan perangkat kebisingan.

Dikutip dari laman The Sun, dengan perangkat kebisingan, nantinya mobil listrik akan memiliki suara saat melaju sehingga bisa diwaspadai pejalan kaki dan pesepeda yang lewat.

baca juga: Industri Mobil Listrik Tak Terlalu Terdampak Pandemi

Mobil listrik selama ini dikenal sebagai kendaraan ramah lingkungan. Tapi di lain pihak, ternyata kehadiran mobil itu juga cukup membahayakan. Karena tidak menggunakan bahan bakar minyak atau soal, mobil itu tidak memiliki suara. Hal itu dianggap bisa membahayakan bagi orang lain.

Perangkat suara itu harus diaktifkan saat mobil listrik melaju dalam kecepatan 3,2 km/jam atau lebih. Sementara saat berkendara di bawah kecepatan tersebut suara bisa dimatikan.

baca juga: Suzuki Rilis GSX-R125 untuk Pasar Jepang Saja

Pemerintah Uni Eropa ingin masyarakat bisa menikmati manfaat transportasi ramah lingkungan secara keseluruhan. Untuk itu, dengan adanya perangkat suara bisa menjamin keselamatan para pejalan kaki dan tunanetra.

"Pemerintah ingin manfaat transportasi hijau (ramah lingkungan) bisa dirasakan oleh semua orang. Kami juga memahami kekhawatiran tunanetra tentang bahaya yang bisa ditimbulkan oleh kendaraan listrik yang sunyi. Dengan adanya peraturan baru bisa menjamin keselamatan pejalan kaki saat menyeberang," ungkap Michael Ellis, Menteri Transportasi Inggris.

baca juga: Volkswagen Bakal Jadi Pemasok Baterai Mobil Listrik Terbesar di Cina

Penulis: Ramadhani