Waduh, Ini Bahaya Simpan BBM Terlalu Lama dalam Tangki Kendaraan

"Bahan bakar kendaraan paling lama 3-4 bulan. Lebih dari waktu tersebut, dikhawatirkan elemen yang terkandung di bahan bakar telah berubah sehingga bisa mempengaruhi performa dari mesin kendaraan"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Bahan bakar yang tersimpan terlalu lama di dalam tangki kendaraan ternyata berpotensi merusak tunggangan Anda. Bahkan banyak yang belum tahu bila bahan bakar sebenarnya punya batas maksimal penyimpanan di dalam tangki.

Shell Global Solutions Fuels Scientist, Andreas Schaefer menyarankan, sebaiknya bahan bakar tidaklah terlalu lama berada di dalam tangki kendaraan.

"Bahan bakar kendaraan paling lama 3-4 bulan. Lebih dari waktu tersebut, dikhawatirkan elemen yang terkandung di bahan bakar telah berubah sehingga bisa mempengaruhi performa dari mesin kendaraan," ujar Andreas, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Andreas menjelaskan, zat aditif yang terkandung di dalam bahan bakar juga sudah tidak maksimal. Dengan begitu, pemilik kendaraan sudah tidak lagi mendapat keuntungan dari penggunaan bahan bakar tersebut.

Selain itu, ia juga menyarankan tidak melakukan penambahan zat aditif ke dalam suatu jenis bahan bakar. Menurutnya, hal ini tidak bisa dilakukan sembarangan dan perlu penelitian.

"Hal itu dapat menimbulkan efek yang tidak bisa diatasi sendiri. Jadi, hal ini sangat tidak direkomendasikan," tegasnya.

Terakhir Andreas menjelaskan, bahan bakar beroktan tinggi belum cukup untuk mengentaskan masalah. Shell sendiri menawarkan formula Dynaflex yang tersemat pada setiap produk bahan bakar yang dipasarkan. Selain endapan, teknologi tersebut juga diklaim mampu mereduksi gesekan komponen mesin seperti pada ring piston.

"Ini diperlukan bersamaan antara oktan yang tinggi tapi perlu mesin yang bersih. Jadi kalau oktannya tinggi tapi mesinnya tidak bersih tidak mengeluarkan performa," tutup Andreas. (*)