Pulsa Prabayar Ditinggalkan, Konsumen Beralih ke Paket Data

" rata-rata setiap hari tak lebih dari lima orang yang membeli pulsa di konter miliknya. Biasanya, sebelum paket data "tersohor", pelanggan yang membeli pulsa sehari mencapai seratusan orang"
Ilustrasi (Net)

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Tak bisa dipungkiri, penjualan pulsa kartu telepon saban hari semakin berkurang saja, hingga kini, rata-rata pembeli pulsa setiap hari di beberapa konter yang ada di kawasan ramai penduduk, Padang Pariaman terpantau tak lebih 7 orang perhari.

Perihal tersebut, dipengaruhi oleh peralihan fitur-fitur pada telepon genggam yang memberikan fungsi komunikasi dengan menggunakan paket data. Daripada itu, penjual pulsa banyak beralih pada penjualan paket internet.

Salah satu pemilik konter bernama Saipul (33), di Kawasan Pasar Rakyat Sungai Limau saat KLIKPOSITIF temui di konternya mengatakan, penjualan pulsa tak bisa lagi diharapkan sebagai pemasukan utama konternya.

"Sekarang pemasukan dari penjualan pulsa tidak bisa menjadi tumpuan. Konsumen sudah beralih, hampir semuanya pakai paket data. Cuma orang tua atau orang yang berumur saja membeli pulsa," kata Saipul, Kamis 25 April 2019.

Dijelaskannya, rata-rata setiap hari tak lebih dari lima orang yang membeli pulsa di konter miliknya. Biasanya, sebelum paket data "tersohor", pelanggan yang membeli pulsa sehari mencapai seratusan orang. Perihal itu, dia mengganti fokus penjualan dagang dari pulsa prabayar ke paket data.

"Kalau penjualan paket, wah itu laris sekarang. Satu sisi memang ada rugi dalam kartu pulsa prabayar yang tak laku-laku, namun sekarang bisa tertutupi dengan penjualan paket data internet," ungkapnya.

Dilain sisi, seorang mahasiswa di salah satu Institusi pada kawasan Pariaman bernama Nazifun Muzir (24 tahun) mengaku gulung tikar dalam penjualan pulsa. Dia menjual pulsa kepada teman mahasiswa secara langsung tanpa konter (pulsa berjalan), sekarang semenjak paket data internet menjadi media sebagai komunikasi via telepon membuat dia berhenti melakukan penjualan pulsa.

"Selama ini semenjak duduk di bangku SMA saya menjual pulsa. Sekarang tidak lagi, semenjak Maret di tahun ini saya berhenti menjual pulsa ... Baca halaman selanjutnya