Bill Gates Mengaku Tak Pantas Jadi Orang Kaya, Ini Alasannya

"Aku tak pantas mendapat kekayaanku. Tak seorang pun pantas. Itu datang dengan keberuntungan, ketepatan waktu serta melalui orang yang bekerja denganku"
Pendiri Microsoft, Bill Gates (net)

KLIKPOSITIF -- Pendiri Microsoft, Bill Gates mengungkapkan dirinya tak pantas untuk menjadi orang kaya seperti sekarang. Bill Gates hanya merasa dirinya beruntung bisa seperti sekarang. Bahkan, Bill Gates merasa terlalu sedikit dalam membayar pajak, meski tak sedikit uang yang dikeluarkan untuk pajak.

"Aku telah membayar pajak lebih dari 10 miliar dolar AS, namun seharusnya aku membayar lebih lagi," ucap Bill Gates seperti dikutip dari Daily Mail.

Sebagai informasi, Bill Gates ditaksir memiliki kekayaan hingga 96,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1.357 triliun. Kekayaan Bill Gates ini hanya kalah dari bos Amazon, Jeff Bezos yang berstatus sebagai orang terkaya di muka Bumi.

Sebenarnya, kekayaan Bill Gates bisa terus berkembang dan bertambah lagi jika ia tidak mengundurkan diri dari operasional Microsoft pada 2008. Selepas meninggalkan Microsoft, Bill Gates mencurahkan tenaga dan pemikirannya untuk yayasan amal Bill & Melinda Gates Foundation.

"Aku tak pantas mendapat kekayaanku. Tak seorang pun pantas. Itu datang dengan keberuntungan, ketepatan waktu serta melalui orang yang bekerja denganku. Tentu aku bekerja keras dan software adalah hal bermanfaat, namun aku juga mendapat manfaat dari sebuah struktur," sambungnya.

"Kupikir, memberikan uang pada anak-anakku tidak akan bagus buat mereka atau bagus untuk masyarakat. Jadi setelah konsumsi untuk diriku dan mewariskan beberapa untuk anak-anak dan pajak, sisa uangnya akan diberikan pada yayasan," lanjutnya

Menurut Bill Gates, menolong sesama adalah hal terpenting yang bisa dilakukannya dengan kekayaan yang dimiliki. "Aku dan Melinda bekerja keras sepanjang waktu untuk memastikan uang tersebut diarahkan untuk menolong mereka yang paling membutuhkan bantuan," kata Bill Gates.

Bill Gates yang merasa pajak yang dibayarnya masih kurang, maka ia setuju jika pajak warisan dinaikkan pihak pemerintah. Di Amerika Serikat sendiri, orang tua bisa ... Baca halaman selanjutnya