Huawei Kalahkan Apple, Samsung Tetap Rajai Produsen Smartphone

"Merujuk pada laporan Counterpoint Research, penjualan smartphone di quartal ketiga 2018 ini mencapai 380 juta unit"
ilustrasi samsung (net)

KLIKPOSITIF -- Posisi Samsung sebagai produsen smartphone terbesar belum tergoyahkan. Sedangkan, posisi Apple malah tergusur oleh Huawei yang menguasai pasar smartphone di bawah Samsung. Merujuk pada laporan Counterpoint Research, penjualan smartphone di quartal ketiga 2018 ini mencapai 380 juta unit.

Namun angka ini turun 5 persen dari sebelumnya. Dari angka penjualan ini, Samsung menguasai 19 persen pasar smartphone global. Kemudian disusul Huawei yang termasuk Honor, menguasai 14 persen. Apple harus tergusur ke peringkat tiga dengan meraup penjualan 12 persen saja.

Lalu di bawahnya berisikan produsen-produsen smartphone asal Cina. Antara lain, Xiaomi 9 persen, Oppo 9 persen, Vivo 8 persen, menyusul Lonovo termasuk Motorola di dalamnya mendapat 3 persen. Sisanya 26 persen dibagi-bagi produsen lainnya yang belum disebutkan. Masih ada LG, Asus, Nokia hingga Mito dan Advan.

Namun bila dipecah secara regional, susunan penguasa pasar smartphone ini berubah. Di Asia, Oppo menguasai 16 persen disusul Huawei 15 persen. Kemudian Vivo yang juga 15 persen, baru Xiaomi dengan 14 persen dan Samsung 10 persen.

Di Amerika Utara, Apple mendominasi pasar sebanyak 39 persen. Disusul Samsung dengan 26 persen, dan LG 17 persen. Lalu Lenovo 8 persen dan Alcatel 5 persen. Di Eropa, Samsung menguasai 31 persen disusul huawei 22 persen dan Apple dengan 19. Barulah Xiaomi dengan 4 persen dan Alcatel 2 persen.

Di Amerika Latin, Samsung mendominasi hingga 37 persen. Lalu ada Lenovo dengan 15 persen dan Huawei 13 persen. Disusul LG 6 persen dan Apple 4 persen. Di Timur Tengah dan Afrika, Samsung merajai 25 persen pasar smartphone. Lalu Huawei 11 persen, Tecno 9 persen, iTel 7 persen. Apple cuma meraup 5 persen saja.

Dari laporan ini dapat kita lihat kalau Apple hanya dominan di Amerika Utara saja. Sedangkan Samsung hanya kalah di Amerika Utara dan Asia saja. Di Asia, Samsung harus bertekuk lutut pada para produsen smartphone ... Baca halaman selanjutnya