Mahasiswa Unand Kembangkan Aplikasi Terapi Kebencanaan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

"Pembuatan program terapi bencana untuk anak kebutuhan khusus tersebut dilakukan mahasiswa Unand didasari dari potensi bencana alam yang ada di Sumatera Barat"
Aplikasi ciptaan mahasiswa Unand (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Mahasiswa dari Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Universitas Andalas (Unand) berhasil menciptakan terapi bencana bagi anak berkebutuhan khusus berupa aplikasi permainan yang renananya juga akan segera diluncurkan di aplikasi android.

Pembuatan program terapi bencana untuk anak kebutuhan khusus tersebut dilakukan mahasiswa Unand didasari dari potensi bencana alam yang ada di Sumatera Barat.

"Sumbar merupakan salah satu daerah yang memiliki risiko terjadi bencana yang cukup tinggi, terutama bencana gempa. Risiko bencana gempa dapat menimpa siapa saja tanpa terkecuali, termasuk anak-anak penyandang kebutuhan khusus seperti autisme," kata salah satu anggota PKM yang mengembangkan aplikasi dengan nama "Fun Therapy" Lucyana, pada Klikpositif.com, Senin (16/7).

Ia menambahkan, ini juga berangkat dari penjelasan Kepala Sekolah SLB YPPA Autisma Padang, tim PKM Universitas Andalas merancang suatu kegiatan yang disebut Fun Therapy, yaitu suatu kegiatan dimana siswa-siswi akan diterapi menggunakan game android.

Saat ini aplikasi game yang bertujuan untuk pendidikan tersebut, menurut pengembangnya sudah diujicobakan kepada subjek di beberapa sekolah. Meski baru 80 persen selesai namun telah menunjukan hasil yang menurut mereka memuaskan dan bermanfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

"Saat ini baru 80 persen, dan akan segera di luncurka di aplikasi android dan dapat di unduh oleh masyarakat yang membutuhkan. Kami juga tengah mengurus hak cipta dari aplikasi ini," jelasnya.

Dijelaskannya game tersebut akan terdiri dari berbagai level, dimana masing-masing level akan berisikan materi mengenai pemahaman dasar dalam upaya mitigasi bencana gempa.

Tim tersebut beranggotakan Lucyana Lufti, Hafiz surahman, Irvan zikri, Muhammad Idil Fitra (Teknik elektro angkatan 2015), dan Rahmadani (Psikologi angkatan 2015).

Pembuatan aplikasi geme tersebut dijelaskan tim pengembang itu juga ... Baca halaman selanjutnya