Ikuti Tips Ini untuk Tetap Menjaga Performa Mesin Kendaraan Anda

"Selain oli mesin, oli transmisi juga harus diperiksa"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Pemakaian rutin kendaraan akan membuat pelumas yang terdapat dalam mesin bisa berkurang secara bertahap. Hal ini akan dipeercepat jika terdapat kebocoran-kebocoran pada komponen dalam mesin yang bisa membuat oli mesin berkurang secara drastis. Dampaknya akan sangat berbahaya bagi mesin. Untuk itu pengendara perlu mengatahui cara untuk memeriksa oli mesin kendaraan. 

Tindakan yang bisa dilakukan untuk memeriksa hal ini adalah dengan mendiamkan mesin dalam keadaan mati. Hal ini akan membuat pelumas secara menyeluruh mengendap. Tarik batang pemeriksa pelumas mesin, kemudian bersihkan dengan kain atau lap. Kemudian pasang kembali pada tempatnya dan keluarkan.

Nantinya bakal terlihat jejak pelumas pada batang pemeriksaan tersebut. Jika dalam jumlah normal, Oli seharusnya berada di antara dua garis yang tergambar di batang pemeriksa.

Selain oli mesin, oli transmisi juga harus diperiksa. Caranya? Tidak begitu berbeda dengan memeriksa pelumas mesin, Anda cukup mencari lokasi batang pemeriksa pelumas transmisi yang biasanya berada tak jauh dari mesin. Untuk memeriksanya, mesin harus dalam kondisi menyala atau panas. Tarik batang pemeriksa dan lihat posisi pelumas yang menempel. Lihat juga warna pelumas, apabila berwarna cokelat atau hitam, sebaiknya diganti secepatnya.

Satu lagi oli yang harus diperiksa adalah oli power steering. Oli ini bisa diperiksa dengan melihat tabung yang biasanya terbuat dari plastik, lengkap dengan tulisan pelumas power steering. Jika pelumas berada di bawah batas yqng seharusnya, segera tambahkan atau periksa terlebih dahulu. Soalnya pelunas power steering yang berkurang merupakan indikator bahwa komponen tersebut mengalami kebocoran.

Sumber: www.menshealth.com