Pesaing Garap Teknologi VR, Apple Memilih Kembangkan Augmented Reality

"Teknologi AR bisa mendorong proses belajar-mengajar menjadi lebih menarik"
ilustrasi: Teknologi AR bisa menjadi alat menarik untuk meningkatkan proses belajar (net)

KLIKPOSITIF-Facebook baru saja meluncurkan headset dengan teknologi Virtual Reality (VR) dengan harga terjangkau. Perusahaan teknologi beramai-ramai ikut terjun di segmen ini. Namun tidak begitu dengan Apple.

Bos Apple Tim Cook menyebutkan perusahaannya lebih memilih mengembangkan teknologi Augmented Reality ( AR). Teknologi, AR kata Tim, lebih banyak manfaatnya ketimbang VR. Menurut CEO Apple, Tim Cook, AR lebih banyak kegunaannya. Menurutnya AR bisa dimanfaatkan bukan hanya untuk hiburan, tapi juga pendidikan, olahraga, bisnis dan bidang lainnya.

AR adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi maupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata. AR memungkinkan guru memproyeksikan organ-organ biologis manusia melalui smartphone di ruang kelas. Teknologi ini bisa mendorong proses belajar-mengajar menjadi lebih menarik.

"Augmented reality tak mengisolasi dan membatasi imajinasi," ujar Tim dikutip dari BBC.

Rencana Apple mengembangkan AR diketahui dengan merilis tool bertajuk “ARkit” untuk para pengembang aplikasi. Apple memilih pengembang teknologi AR di saat raksasa teknologi semacam Facebook, Google, dan Samsung, lebih memilih mengembangkan teknologi realitas virtual VR. Teknologi VR memungkinkan pengguna seakan-akan berada di suatu tempat.