lImuwan Ciptakan Organ Babi untuk Transplantasi pada Manusia

"dapat membantu membuka jalan bagi transplantasi organ babi utuh ke manusia, tanpa takut terinfeksi dengan pig retrovirus"
Para ilmuwan di sebuah perusahaan di Massachusetts berusaha membuat organ babi yang cukup aman untuk ditransplantasikan ke manusia (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Para ilmuwan di sebuah perusahaan di Massachusetts berusaha membuat organ babi yang cukup aman untuk ditransplantasikan ke manusia setelah menggunakan teknologi pengeditan gen pada mengkloning anak babi yang kekurangan retrovirus.

Terobosan tersebut, menurut penulis studi yang dipublikasikan di jurnal Science, dapat membantu membuka jalan bagi transplantasi organ babi utuh ke manusia, tanpa takut terinfeksi dengan pig retrovirus. Tapi rintangan lain tetap ada.

Transplantasi dari babi dapat menawarkan alternatif hemat energi baru untuk pasien yang didiagnosis dengan kegagalan organ dan tidak ada pilihan pengobatan lain yang layak. Kekurangan organ tubuh manusia yang ada telah menyebabkan para ilmuwan mempelajari kemungkinan donor hewan untuk menutup celah tersebut.

Sekitar 20 orang meninggal setiap hari di Amerika Serikat sambil menunggu transplantasi organ, menurut United Network for Organ Sharing.

Percobaan terbaru dilakukan oleh para ilmuwan di perusahaan yang berbasis di Cambridge, Massachusetts, eGenesis. Mereka menggunakan teknologi yang dikenal sebagai CRISPR yang berfungsi sebagai sejenis gunting molekul dengan memangkas bagian genom yang tidak diinginkan.

Dilansir dari laman reuters, para ilmuwan menciptakan gen babi yang kekurangan retrovirus bermasalah, kemudian menggunakan teknik kloning untuk menghasilkan embrio babi, menurut sebuah pernyataan dari eGenesis. Embrio ditanamkan ke induk babi normal, dan induk babi kemudian melahirkan anak babi kloning.

Klon, yang lahir tanpa retrovirus, akan dipantau untuk efek jangka panjang dari prosedur. "Penelitian ini merupakan kemajuan penting dalam menangani masalah keamanan tentang transmisi virus lintas spesies," kata Luhan Yang, salah satu pendiri dan pejabat ilmiah di eGenesis, dalam sebuah pernyataan.

Babi telah lama dipandang sebagai sumber yang layak untuk transplantasi organ ke manusia karena organ ... Baca halaman selanjutnya