Penerbangan Orion Pertama Tertunda Hingga 2019

"Karena tidak memiliki awak kapal"
Ilustrasi (pixabay)

KLIKPOSITIF - Penerbangan terpadu pertama dari roket Space Launch System NASA (SLS) dan pesawat ruang angkasa Orion tertunda sampai 2019 karena tidak memiliki awak kapal.

Pada bulan Februari, NASA memulai usaha untuk melihat kemungkinan penerbangan pertama, yang dikenal sebagai Eksplorasi Misi-1, atau EM-1, yang semula dijadwalkan pada November 2018. "Secara teknis mampu meluncurkan awak di EM-1, namun setelah mengevaluasi faktor biaya, risiko dan teknis dalam sebuah proyek sebesar ini, akan sulit untuk mengakomodasi perubahan yang diperlukan untuk menambahkan awak dalam perencanaan misi," kata badan antariksa AS.

"Upaya tersebut menegaskan bahwa rencana dasar untuk menerbangkan EM-1 tanpa awak masih merupakan pendekatan terbaik untuk memungkinkan manusia bergerak secara berkelanjutan di luar orbit Bumi yang rendah," ujarnya.

Sebagai bagian dari penilaian, NASA juga meninjau jadwal untuk EM-1, termasuk jadwal produksi di seluruh perusahaan, mengantisipasi anggaran dan alokasi, dan dampak tornado Februari yang terus berlanjut yang secara langsung mempengaruhi Fasilitas Majelis Michoud di Louisiana.

"Sebagai hasil dari faktor-faktor ini, NASA akan menyesuaikan tanggal peluncuran target untuk misi EM-1 sampai 2019, dan akan melaksanakan proses normalnya dalam beberapa minggu mendatang untuk menentukan tanggal peluncuran yang direvisi secara resmi," katanya.

Dilansir dari laman xinhua, NASA tidak mengatakan jika misi uji kedua, yang dikenal sebagai EM-2 akan membawa awak di luar bulan. Saat ini, EM-2 dijadwalkan berlangsung pada 2021. EM-1 dan EM-2 merupakan dua yang pertama dalam serangkaian misi eksplorasi yang akan membawa astronot AS ke ruang angkasa hingga ke Mars.

"NASA akan terus bekerja dengan Administrasi dan Kongres akan beralih ke uji terbang berapung di EM-2. Saat ini kami sangat fokus untuk menyelesaikan tes penerbangan EM-1," kata administrator NASA, Robert Lightfoot.