NASA Umumkan 12 Astronot Baru untuk Misi Luar Angkasa

"Tujuh pria dan lima wanita berusia 29 sampai 42 tahun"
12 Astronot NASA: (dari kiri) Zena Cardman, Jasmin Moghbeli, Jonny Kim, Frank Rubio, Matthew Dominick, Warren Hoburg, Robb Kulin, Kayla Barron, Bob Hines, Raji Chari, Loral O 'Hara dan Jessica Watkins (NASA / Robert Markowitz)

KLIKPOSITIF - Badan antariksa AS (NASA) mengumumkan bahwa pihaknya telah memilih 12 astronot baru untuk misi masa depan ke orbit Bumi dengan tujuan di tempat yang dalam. Tujuh pria dan lima wanita berusia 29 sampai 42 tahun, termasuk seorang ahli bedah, insinyur penelitian, dokter penduduk, asisten profesor, mahasiswa dan perwira militer.

"Kami menantikan energi dan bakat para astronot yang memicu masa depan penemuan kami yang menarik," kata Administrator NASA Robert Lightfoot dalam sebuah pernyataan, Rabu (7/6).

Astronot baru tersebut akan melapor ke Johnson Space Center di Houston pada bulan Agustus untuk memulai pelatihan dua tahun mereka dalam sistem wahana antariksa, keterampilan bermain jarak jauh, kerja tim, bahasa Rusia dan keterampilan penting lainnya.

"Kemudian, mereka dapat ditugaskan ke berbagai misi, termasuk melakukan penelitian di Stasiun Antariksa Internasional, meluncurkan dari tanah Amerika di pesawat ruang angkasa yang dibangun oleh perusahaan komersial, dan berangkat ke misi NASA luar angkasa yang baru dan roket Space Launch System," kata NASA.

Ke-12 astronot tersebut dipilih dari lebih dari 18.300 orang yang mengajukan aplikasi dari Desember 2015 sampai Februari 2016. "Angka itu lebih dari dua kali lipat dari rekor sebelumnya yang mencapai 8.000 pada tahun 1978," kata NASA.

Dilansir dari laman nasa.gov, jumlah itu juga hampir tiga kali lipat dari jumlah aplikasi yang diterima agensi pada 2012 untuk kelas astronot baru-baru ini.

Persyaratan yang diterapkan yakni kewarganegaraan AS, gelar sarjana dari institusi terakreditasi di bidang sains, teknologi, teknik atau matematika dan setidaknya memiliki pengalaman tiga tahun terkait atau setidaknya 1.000 jam waktu pilot-in-command di pesawat jet.
Dengan pengumuman itu, NASA sekarang telah memilih 350 astronot sejak "Mercury Seven" yang asli pada tahun 1959.